Pada Akhirnya Kita Sendiri yang Harus Memperbaiki Diri

pada akhirnya diri kita sendiri yang harus memperbaiki pribadi kita sendiri. dimulailah dari hal paling kecil yang bagi sebagian orang sangat sulit untuk dilakukan, yakni penampilan. sebenarnya cara penampilan juga merupakan satu ukuran yang relatif. relatif dalam artian berapa skala seseorang harus bersolek dan memberikan penampilan fisik yang seharusnya bagi pribadi masing-masing.

dapat kita pilih berbagai gaya yang banyak bertebaran. mulai dari bertebak tebal ala wanita-wanita socialite. atau berpenampilan belel ala anak punk, semuanya memiliki ukuran dan kepantasan sendiri dan ukuran masing-masing.

kok tumben saya menulis tema begini? hehehe… iya, beberapa waktu–entah beberapa menit yang lalu, atau satu jam yang lalu–penulis dapat ide tulisan saat berbicara dengan salah seorang guru penulis tentang jodoh.

ya, ya, bahas-bahasan soal jodoh pastilah cepet-cepet ditulis. hehehe

yang penulis tangkap dari pembicaraan sang guru ialah bagaimanapun kita, apapun profesi dan pekerjaan kita jika kita tidak memperbaiki diri maka tidak ada yang mau menerima kita dengan lapang dada dan penuh ketulusan cintanya, sebagai pasangan hidupnya kelak. karena bagaimanapun jodoh adalah tentang bagaimana kita akan betah melihat setiap bangun tidur pasangan kita yang belekan, bau air liur khas bau orang yang baru bangun tidur. wkakakakkkkk…

tidak bisa se-saklek itu juga sih… tapi butuh. siapa sih yang mau hidup dalam kesendirian terus menerus…

sebagai tambahan dari pribadi penulis, seseorang selain harus memperbaiki penampilan, juga perlu untuk memperbaiki kepribadian. karena kepribadian sangat sulit untuk kita nilai secara pribadi. ia merupakan aura dan hasil penilaian oleh orang lain mengenai tindak tanduk kita sebagai manusia yang berhubungan dengan sesama.

maka, sebagai pamungkas, pada akhirnya kita sendiri yang harus memperbaiki diri. []

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s