Catatan Miring Manusia Sinting; yang keenam, berupa nasihat kebaikan

Ada satu masa dimana jargon iklan “mulutmu harimaumu” sudah tidak berlaku lagi. Kenapa? karena bahkan tulisan kita juga bisa menjadi harimau bagi kita. Facebook menjadi buktinya.

Beberapa berita sudah membuktikan bagaimana kritik dari seorang murid di facebook menjadi buntut dikeluarkannya murid tersebut dari sekolahan. Lain lagi cerita mengenai bagaimana akun seseorang menjadi dijauhi detelah melihat dan membaca tiap post di dinding facebook.

Yang terakhir ingin kusebut adalah bagaimana facebook memblokir karakter seseorang dengan satu statemen facebook. Niat statemen tersebut baik, namun bagaimanapun juga dengan status yang kurang sopan bagi sebagian pihak, menjadikan statemen tersebut bermaksud menyerang. Dan jadinya, niat baik untuk meluruskan tersebut menjadi tidak baik lagi.

Bagaimanapun juga niat dan i’tikad yang baik tetap harus disampaikan dengan cara yang baik pula. Dan kutipan di atas berlaku ada benarnya. Niat baik kita tidak akan dibaca oleh orang lain sebagai sebuah i’tikad yang baik pula. Alih-alih orang lain akan membaca satu hal yang 180 derajat berkebalikan.

Catatan nomor enam, jangan pernah pula menuliskan apa-apa yang menjadi mood anda hari itu. Kembali ke anda sendiri, tapi baiknya jangan! atau tidak apa-apa tapi silakan bungkus dengan rapi. Atau gunakan joke yang mengocok perut. Hehehehe…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s