Wieteke Van Dort; “menjual” Indonesia

Louisa Johanna Theodora “Wieteke” van Dort (lahir di Surabaya, 16 Mei 1943; umur 68 tahun) adalah seorang aktris, kabaretis, dan penyanyi dari Belanda. Begitu keterangan dalam halaman Wikipedia berbahasa Indonesia.

Mengapa tiba-tiba saya menulis tentang Wieteke? Karena menarik saja menuliskan sosoknya. Beberapa hari yang lalu saya search di Google dengan pencarian Indorock, salah satu genre musik yang pernah jaya di masanya, dan saya menemukan sosok Tante Lien di halaman youtube. Maka saya mulai ‘ketagihan’ mencari tau siapakah Wieteke Van Dort alias Tante Lien ini.

Van Dort dalam keterangan di Wikipedia, baik berbahasa Indonesia maupun dalam English, tidak mencantumkan keterangan bahwa ia memiliki darah campuran Indo. Hanya saja ia lahir dan besar di Surabaya, hingga masa pergolakan di era Sukarno, kemudian bersama keluarganya ia hijrah ke Belanda.

Di Belanda, Wieteke muda adalah aktris, penyanyi, yang kemudian membawakan acara bincang dengan tajuk The Late Lien Show, yang ‘merubah’ sosok Wieteke menjadi Tante Lien.

Van Dort membawa serta memorinya selama tinggal di Surabaya menjadi sebuah tontonan apik dengan bungkus Tante Lien. Menarik mengupas pula bagaimana van Dort dengan ‘setia’ berkebaya dan mengenakan kain dan mengenakan sanggul. Wah, wah… lah wong beberapa orang Indonesia saja sudah begitu enggan dengan beratnya sanggul itu. Hahahaha…

Menjual Indonesia; begitu saya menuliskan sub judul di atas. Kenapa? ya jelas, karena Van Dort menggunakan komoditas tampilan masyarakat Indo-Belanda di Belanda, sebagai sisa-sisa kolonialisme masa lalu.

Yang unik adalah Van Dort secara konsisten menjalani lakon Tante Lien-nya itu bahkan lebih lama dari usia saya! Dan baru di tahun 2011 saya baru tahu sosoknya! Barangkali Van Dort dapat disamakan dengan Oprah Winfrey dalam versi berbeda.

Menarik melihat bagaimana seorang Belanda mempelajari, mempraktikkan, dan menyanyi lagu-lagu asal Indonesia, meski Van Dort menurut saya tetap melihatnya dari sisi Dutch East-Indies alias Hindia Belanda. Mendengarkan lagu Bengawan Solo yang dibawakan oleh Van Dort, serasa tak ‘sangat Indonesia’ si Tante Lien ini. []

Berikut adalah link dimana saya ‘berkenalan’ dengan Wieteke Van Dort.

Wikipedia English

Wikipedia Indonesia

Website Wieteke Van Dort

Salah satu video Tante Lien di Youtube

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s