Ibu

Pagi ini aku melihat seorang tetangga, ibu-ibu yang menggendong anaknya yang masih dalam gendongannya. Anak itu sudah bisa meraih-raih wajah ibunya, tapi tetap saja si kecil masih belum bisa lepas dari gendongan selendang. Sambil si anak meraih-raih wajah ibunya, si ibu tadi dengan syahdu, mesra dan penuh kasih sayang menciumi anaknya itu. Dengan tangan si ibu mendekap tubuh si kecil. Pemandangan yang begitu syahdu, dan membuat rindu masa-masa itu.

Melihat pemandangan itu, teringat pada ibuku sendiri, atau jika kita buat lebih umum, kita teringat pada sosok ibu. Betapa kadang kita sering melupakan betapa besar peran ibu.

Ada satu kata yang entah bagaimana saya tidak bisa hingga hari ini berkata langsung pada ibu saya. Barangkali nyali saya terlalu ciut, atau entah apa yang menyebabkan sulitnya aku mengucap itu. Kata-kata itu adalah, ” Bu, terima kasih sudah mau bertahan dan tinggal untuk kami, anak-anakmu…” hanya itu saja yang ingin saya katakan langsung pada ibu saya.

Saya pikir kita patut bersyukur pada Gusti Allah yang telah mencipta satu naluri pada perempuan yang dinamakan naluri keibuan. Saya pikir naluri kebapakan tidak dapat menggantikan nilai tersendiri dari nilai-nilai keibuan yang menyertai tumbuh kembang seorang anak.

Kita lihat bagaimana sejak pagi seorang ibu harus bangun terlebih dahulu menyiapkan segalanya. Keperluan anak sebelum berangkat sekolah, memandikan bayi. Menjelang agak siang ibu yang memutar otak untuk membelanjakan uang pas-pasan dari suami, ibu yang melakukan bersih-bersih rumah, ibu yang memutar otak untuk memasak sesuai keinginan dan sesuai dompet. Hemm, dan itu dilakukan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, sepanjang hidupnya! Dan tidak ada istilah pensiun atau libur !

Terima kasih ibu, sudah bertahan dan tinggal untuk kami, anak-anakmu… Maafkan anakmu yang masih selalu membuatmu kalut dan bingung. []

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s