Arti Cinta dalam Kamus Pecinta

Beberapa waktu lalu hape saya mendapatkan inbox dari salah satu pembaca blog ini. Kurang lebih SMS itu berbunyi, “…. Saya tunggu untuk menulis apa arti cinta menurut sampeyan (saya, Epen).” Sejenak setelah membaca SMS itu saya duduk termenung dan mikir, mau nulis apaan???! I’m just an ordinary person, with only a little experience about love. Saya tergolong awam untuk menuliskan itu. Tapi nggak apalah, coba saya tuliskan.

sms 3

Screen Shot SMS yang saya maksud. (kurang kerjaan banget hape dipotret. 😀 😀 😀 )

Barangkali saya mulai dari kisah saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Satu hari sebagai seorang anak lugu, innocent, ingusan tapi pintar dan suka menabung :D, saya lagi asyik-asyiknya tuh, entah lihat Donald bebek, atau kartun apa gitu saya lupa… tapi kita anggap saja Donald bebek. (belum jamannya Spongebob Squarepants sama Naruto 😀 ).

Ok, kembali ke Donald bebek saudara-saudara, di saat tengah asyik menyaksikan teve, masuklah dua sejoli. Seorang gadis, adik dari pemilik rumah, dan seorang lagi lelaki, saya masih ingat, adalah teman kuliahnya. Maka percakapan pun dimulai. Saya yang masih lugu, innocent, ingusan, tapi pintar dan suka menabung, tetap aja asyik dengan kartun Donald bebek. Ogah keluar dan awas aja kalo disuruh keluar, pikir saya sebagai anak-anak.

Di tengah melihat kartun, antara mendengarkan dan tidak dari percakapan mereka berdua, namun percakapan yang masih saya ingat secara kabur adalah berikut ini.

“sebenarnya saya tuh suka kamu,” ucap si lelaki.

“gitu ya?” timpal si gadis, asal jawab.

‘dan sebenarnya juga aku sedang bersaing dengan si X, Y dan Z.’ (saya lupa siapa aja mereka. 😀 )

Percakapan berikutnya saya lupa, tapi kalimat pamungkas dari si gadis lah yang paling ‘menghujam’ dan menutup percakapan mereka adalah,

‘buat apa sih pakek pacaran segala… udah lah, kita temenan aja… “ (owh… so sweet… 😀 )

Akhir-akhir ini saja saya baru sadar kalo ternyata macam yang dilakukan oleh si lelaki adalah yang disebut sebagai nembak :D. Romantis banget…. (eh, romantisnya dimana?)

Dari anak-anak, menuju masa percintaan remaja, hingga kita memasuki masa pernikahan. Dalam percakapan saya dengan Neng Pipit, sepupu saya, kita manusia itu aneh. Anehnya dimana? Saat kita kecil, kita pernah mengalami masa sangat terkekang oleh aturan dari orang dewasa dan merasa diri kita diikat sebagai bagian dari mereka. Beranjak tahun saat kita remaja hingga menjelang dewasa, kita diberi kebebasan untuk tidak terikat. Namun saat kita menemukan arti cinta, kita malah berusaha untuk mengikatkan diri kita dengan orang yang kita cintai, terlebih dengan ikatan yang lebih sakral, yakni pernikahan. Dengan ikatan itu kita berusaha untuk meng-include-kan diri orang lain dalam bagian hidup kita. Ya… itulah manusia, kata Neng Pipit.

Dalam teori dasar saat kita belajar bahasa pemrograman PHP, kalimat include biasa digunakan untuk menghubungkan dua script dimana keduanya akan bermanfaat bagi programmer dengan adanya include tersebut. Maka di sisi kita sebagai pribadi, include dapat dimaknai kita menghubungkan orang lain dalam kehidupan nyata kita. Memasukkannya sebagai bagian dari riwayat hidup kita.

Dari perasaan include tersebut, maka muncul beragam kata yang menggambarkan perasaan sebagai ekses dari perasaan include itu sendiri. Misal saja senang saat bersama, gundah saat berpisah, agresif, pasif, posesif, rindu, cemburu, hingga galau. Mengenai sumber-sumber perasaan? Ah, barangkali bisa beragam. Namun kata orang jawa, witing tresno jalaran songko kulino. Cinta tumbuh dari kebiasaan.

Maka, pesan saya untuk pemesan artikel ini, arti cinta bisa kita artikan seperti konsep include dalam bahasa PHP. Apaan sih include? Belajar dulu bahasa PHP! Hahahaha 😀 😀 😀 [Afif E.]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s