Warna-warna dalam Kota Blora

Hari kamis, 25 April 2013 saya ditelpon oleh empunya Penerbit Nauka, Surabaya (alias paman saya, hehehe) untuk tandang pada acara bedah buku di Kota Blora. Maka SIAP SEDIA adalah jawaban saya. 😀 (Yuhuiii.. Blora… I’m coming…. 😀 ).

Sebenarnya beberapa kali saya pernah lewat Blora dalam tujuan ke Purwodadi dan Grobogan. Rute yang ditempuh juga sama, yakni Gresik – Lamongan Kota – Babat – Bojonegoro – dan masuklah di Blora setelah sebelumnya melintasi Cepu. Jika dulu untuk kirim songkok (kopyah) maka kali ini lain, dalam rangka acara bedah buku.

Berangkat dari Surabaya dengan mobil pada Sabtu 27 April 2013 pukul 00.39 dinihari. Berjalan perlahan-lahan, disela dengan istirahat beberapa kali, karena yang bisa nyetir dari kami bertiga (plus sepupu saya) dalam mobil itu hanya satu orang, dan itu adalah saya (jangan percaya, 😀 ). Kalau saja berangkatnya siang, maka lagu Band Ungu yang album apa itu, saya lupa, akan mengalun mengiringi perjalanan. Saya suka beat lagunya, walaupun sebenarnya liriknya tentang cinta. Tapi karena malam, maka yang diputar adalah radio dangdut. Indonesia banget… sip… (tarik rek!!!!…. ).

P1030249

Pertama sekali masuk Blora, kami disambut rush hour, serta anak-anak berangkat ke sekolah

Begitu sampai perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah, matahari sudah mulai benderang. Maka masuklah kami dalam Kota Cepu. Paman saya bertanya, “loh, Cepu bukannya Jawa Timur?” dalam benak saya juga demikian, karena Cepu sering disebut berita berada di Bojonegoro. Tapi kemudian saya ingat, itu adalah istilah dari sebuah blok sumber minyak, maka wilayahnya dinamakan Blok Cepu. (benarkah simpulan ini, saudara-saudara? 🙂 ).

Selain itu kami pikir Cepu adalah kabupaten tersendiri, eh, ternyata Cepu juga masuk dalam Kabupaten Blora. Tapi kenapa ada kepikiran begitu ya? Barangkali ada sejarah yang menuliskan RA Kartini Lahir di Cepu, dan meninggal di Rembang. (tuh, kan… dengan penulisan demikian, maka orang akan berpikir Cepu adalah nama sebuah kabupaten).

Ok. Kembali soal Kota Blora. Untuk sampai di Kota Blora, dari Cepu kami masih harus melewati hutan jati, yang entah saya lupa mengukur berapa panjang jaraknya (?). Yang jelas, masuk di Kota Blora kami langsung sarapan. Dan kamera digital pun beraksi…

P1030252

Pernah melihat monumen ini? tepat berada di tengah perempatan jalan, jika kita belok kiri, akan ada sebuh gereja, di belakang monumen, adalah jalan dari Surabaya

Mulai dari anak berangkat sekolah, rush hour kota Blora, beberapa monumen, tidak lepas dari jepret kamera digital. Kesan pertama saya, walaupun ketika kami datang adalah dalam waktu rush hour, rush hour alias jam sibuk kota Blora di pagi hari tidak segila Surabaya. Adem ayem tentrem.

Kami pun ikut ayem, apalagi acara bedah buku masih dilangsungkan pada pukul sembilan pagi. Sedangkan saat masuk kota, baru menujukkan pukul tujuh. Kami menuju gedung yang menjadi tempat acara menjelang pukul sembilan.

P1030266

Nyampek di tempat acara

Acara bedah buku itu rupanya menjadi salah satu agenda dari peringatan hari lahir organisasi PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), motornya adalah pengurus cabang PMII Kabupaten Blora. Asyik, asyik, yang hadir cukup banyak. Beberapa perwakilan instansi pemerintah kabupaten, DPRD, hingga wakil bupati datang. Selamat untuk PMII Cabang Blora… 🙂

Usai acara bedah bukunya PMII, ada satu acara lagi yang tak diduga-duga, mendatangi rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer (Pram). 🙂 … sesuatu banget iki rek… karena tanggal 27 April kemarin bersamaan dengan peringatan Haul (peringatan hari wafat) ke 7 dari Pramoedya Ananta Toer. Saya sendiri baru tau kalo Pram adalah asli Blora. Di rumah tersebut kami ditemui Mbah Soes atau yang bernama lengkap Dr. Soesilo Toer, M.Sc., PhD., adik dari Pram, lulusan Sovyet yang berprofesi menjadi pemulung. (Nah, loh… lagi-lagi perkara politik). Mungkin bagian dari Pram akan saya tulis pada artikel berikutnya, karena hari sudah terlalu malam. (??? Apa hubungannya??? 😀 ).

P1030306

Kediaman masa kecil Pramoedya Ananta Toer

Dan ngomong soal malam, selepas dari kediaman Soesilo Toer, mobil kami langsung melaju dan sampai di Kota Pahlawan Surabaya pada pukul 23.30. Atau bisa dibilang, berangkat gelap, pulang kembali gelap. Benar-benar kota Blora yang berwarna. Thanks Penerbit Nauka, for this unforgettable trip. 🙂 [Afif E.]

The Photos

P1030377

Keluar Jawa Tengah, Perjalanan Pulang

P1030378

Masuk Jawa Timur, Perjalan pulang ke Surabaya

P1030307

Perpustakaan PATABA, salah satu bagian dari rumah Soesilo Toer

P1030305

Persiapan acara Haul ke-7 Pramoedya Ananta Toer

P1030290

Penulis yang bukunya dibedah dan empunya Penerbit Naka berfoto dengan panitia

P1030282

Iklan air mineral… 😀 😀 😀

P1030281

Memotret Pemotret

P1030263

Gerbang kantor Bupati Blora

P1030259

Masjid di sekitar alun-alun Blora, satu lokasi dengan kantor bupati

P1030253

Sarapan bubur, nasi kuning, atau krupuk (??? sarapan krupuk? 😀 )

Iklan

2 thoughts on “Warna-warna dalam Kota Blora

  1. Mbah Dukun Surat berkata:

    Memang cepu kedekatan dgn bojonegoro kentara banget, tiap hari yang lalu lalang aja banyak ke bojonegoro daripada ke blora, ini fakta. Lagian jajanan di cepu itu Ledre yg notabene makanan ciri khas & produk bojonegoro.

    Jika cepu dgn blora dipisahkan hutan jati yg memanjang, namun dgn bojonegoro hanya terpisahkan bengawan solo saja. Sejarahpun demikian, penamaan kota cepu karena kisah dari adipati bojonegoro juga.

    Kayaknya cepu lebih dekat dgn bojonegoro, karena ekonomi kota ini berputar sebagian besar dari orang2 perbatasan bojonegoro. Setelah beroperasinya migas di banyuurip, banyak orang2 cepu bekerja di bojonegoro, demikian juga sebaliknya. Jarang orang cepu punya koneksi atau relasi bisnis ke blora, dominasi kerjasama banyakan dgn orang bojonegoro, gak percaya bisa di survey.

  2. […] saya di pagi ini menyadarkan saya bahwa tulisan saya itu keliru. Tulisan saya itu berjudul “Warna-warna dalam Kota Blora” yang saya tulis tanggal 2 Mei […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s