CRUCIAL CONVERSATIONS DAN SEBUAH CERITA DARI MOTEL

Saya kurang ingat tahun berapa tepatnya saya membeli sebuah buku berjudul “Crucial Conversations.” Tapi yang jelas saya membelinya ketika masih berstatus sebagai mahasiswa di Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik. Dan baru saya rasakan betapa tulisan-tulisan di buku tersebut benar adanya. (Ya eyalaahhhh… masak jual buku bohongan.. 😀 😀 😀 ).

Salah satu cerita yang menarik adalah percakapan pasangan suami-istri, Bob dan Carole pada halaman 142. Pada bagian tersebut diceritakan bahwa Carole menaruh curiga pada Bob. Gara-garanya sepele, pada tagihan kartu kredit mereka terdapat satu tagihan dari Motel. Usut punya usut, Carole mendapat informasi bahwa Motel tersebut adalah tempat suami adiknya berselingkuh. Dari penelusuran itu, Carole pun menaruh simpulan bahwa Bob PASTI BERSELINGKUH!

Apa yang dilakukan Carole selanjutnya? Carole dengan tuduhan bermacam-macam menghujani Bob dengan kalimat-kalimat penuh kecurigaan macam, “Saya tidak percaya kamu melakukan ini terhadapku!”

Nhah, Bob yang baru pulang kerja melongo doang, gak paham apa yang tengah dibicarakan oleh Carole, dan berkata, “Aku tidak paham apa maksudmu.”

“KAMU SELINGKUH! Dan saya punya buktinya!” kata Carole sambil menunjukkan kertas tagihan kartu kredit mereka yang tertera Motel X.

Eits, tapi tunggu dulu, apakah Bob benar-benar berselingkuh?

Menurut buku ini sikap Carole yang menghujani tuduhan pada Bob adalah suatu yang kurang tepat. Bagaimana bisa dikatakan kurang tepat? Pertama, Bob bisa jadi tidak berselingkuh, tapi belum-belum sudah dituduh demikian. Kedua, kalau memang Carole ingin mencari tau dengan cara bertanya secara frontal pada yang bersangkutan, dalam hal ini Bob, maka harusnya Carole melakukan DIALOG, bukan langsung menuduh.

Percakapan di atas riskan menjadi pertengkaran yang bukan-bukan. Saya pribadi kadang dan sering menemui hal ini. Seringkali orang sudah menunjukkan sikap dan kata-kata sinis terlebih dulu pada orang yang dicurigai—atau pada orang yang memang telah melakukan suatu kesalahan. Padahal, kalau memang berniat melakukan penyelidikan atau menemukan letak dimana kesalahan untuk diperbaiki, tunjukkan sikap proaktif terlebih dulu dengan dialog.

Si penulis buku ini, Patterson dan kawan, menunjukkan penyelesaian percakapan Bob dan Carole pada halaman 158. Dengan pendekatan dialog, Patterson menunjukkan bahwa dengan dialog yang baik, Carole menemukan bahwa tagihan motel tadi terjadi karena suatu kali Bob makan di restoran China. Usut punya usut, pemilik restoran China dan Motel tersebut adalah orang yang sama. Dan mesin penggesek kartu kreditnya menggunakan mesin yang sama! Jegeerrrrr… Carole pun sudah salah tuduh!

Huff… ternyata kita sendiri juga sering melakukan hal demikian, kan??? Belum-belum sudah melayangkan tuduhan yang bukan-bukan. Belum lagi jika orang yang kita lontari tuduhan adalah seorang yang emosi-an. Maka kita tidak akan mendapatkan informasi apapun terkait pikiran buruk kita sendiri, gara-gara kita sudah melayangkan tuduhan terlebih dahulu.

Kok kurang lengkap ya penjelasan saya di Blog ini terkait bukunya???? Hehehe, Saya sarankan anda untuk segera saja mencari dan membaca buku ini. Bakal mak nyus keterangan di dalamnya. [Afif E.]

Links:

http://files.soundview.com.s3.amazonaws.com/sample-summary/crucial-mobile.pdf

http://www.amazon.com/Crucial-Conversations-Talking-Stakes-Edition/dp/0071771328

 

Identitas buku:

Judul: Crucial Conversation: Strategi Menghadapi Percakapan Beresiko Tinggi

Penulis: Kerry Patterson, Joseph Grenny, Ron McMillan, dan Al Switzler

Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2005

Kota Terbit: Jakarta

 

//

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s