Penyempitan Arti dari Kata Galau

Jika anda memperhatikan betul, sebuah iklan operator seluler menjadikan kata GALAU sebagai salah satu jargonnya dalam iklan. Iklan tersebut memasang peran melas dan menggunakan galau untuk menggambarkan remaja yang tengah dilanda patah hati karena urusan cinta.

Kemudian coba perhatikan di sekeliling anda pula, apakah juga kata GALAU juga menjadi begitu popular di sekeliling pergaulan anda, baik itu remaja ataupun orang dewasa. Kalau di sekeliling pergaulan saya, kata tersebut popular. Sangat popular. Bahkan saking populernya, kata tersebut saya rasakan benar-benar mengalami penyempitan makna, sebagai efek langsung maupun tidak langsung dari iklan yang saya ceritakan di atas. Bagi sebagian mereka, kata galau adalah bingung untuk urusan cinta-cintaan. Catat: bingung untuk urusan cinta-cintaan. (nhah loh, jadinya sempit sekali kan maknanya? )

Padahal kalau kita telusuri dari makna katanya, kata ‘galau’ memiliki kesamaan arti dengan kata ‘bingung’ (ya… artinya bingung 😀 ). Maka kalau ada orang dikatakan galau, tidak berarti dia cuma bingung gara-gara urusan cinta-cintaan. Bisa jadi dia bingung atau galau karena hal lain. Terlalu sempit dan terlalu keterlaluan kalau banyak orang masih saja menyempitkan arti kata galau hanya untuk urusan cinta-cintaan monyet ala ABG. Huffff….

Penyempitan makna ini juga dapat kita lihat di Facebook. Pernah suatu kali saya membaca update status Facebook dari salah satu teman. Kurang lebih bunyinya begini, “Aku lagi bingung….. eits, tapi nggak galau…

Coba cermati kalimat status tersebut baik-baik, bingung tapi nggak galau. Maksud loe apaan????? (kalau kata arek Suroboyo, “Maksudmu Opo????”) Bingung tuh apanya galau coba! Hadewwwww… saat itu tidak saya tanggapi. Percuma juga lah menguras pikiran untuk sesuatu yang salah kaprah macam itu.

Kemudian yang sedikit menggelitik, seorang rekan kerja dengan lantang berkata demikian, “Ngapain sih, umur udah ‘orang’ kok pakek galau segala. Aku loh sekalipun nggak pernah galau…”

Eits, super sekali… (dengan nada Mario Teguh). Baru kali ini ada orang ngaku dengan lugas nggak pernah sekalipun galau. Halow….. sumpeh loe???? Yakin nggak pernah galau? Yakin nggak pernah bingung??? Dibuka lagi ya Kamus Besar Bahasa Indonesia-nya… 🙂 [Afif E.]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s