Yang Tidak Benar dari Upin dan Ipin

Serial animasi dari Negeri Jiran, Malaysia, iaitu Upin dan Ipin adalah ihwal animasi yang patot disebut terkenal di Indonesia. Memulai siarannya di tahun 2008, dan mulai terkenal di Indonesia pada tahun 2009, merupakan masa dimulakan kejayaan Upin dan Ipin.

Akan tetapi saya pikir ada yang tidak betul dengan animasi tersebut! Dan sebagai ihwal penonton yang baik, patotlah saya maksudkan beberapa cakapan yang memiliki had berikot.

Di tahun 2009, Upin dan Ipin keluar dengan serialnya di sekolah TADIKA (Taman Didik Kanak-Kanak). Tapi lihatlah, di tahun 2014 ini, dimana SBY sudah pada tahun terakhir jabatan, masih saja mereka duduk di TADIKA??? Apa pasal! Tak patotlah mereka tetap duduk di TADIKA. Jika mereka sudah duduk di bangku nol besar pada tahun 2009, maka tahun 2014—yang berarti lima tahun kemudian—Upin dan Ipin harusnya sudah duduk di bangku kelas 5 Elementary School alias SD. Macem mane nih… *dengan nada Upin dan Ipin.

Dengan kata lain, Upin, Ipin, Ehsan, Mei Mei, Fizi dan teman-temannya satu kelas tidak naik kelas! Dan selama lima tahun mereka tinggal kelas teros???? Tidakkah ini hal yang tidak adil???? Betapa kasihan mereka, budak-budak sekelas tinggal kelas. Kasihan kasihan kasihan….. *dengan nada Upin dan Ipin

Kasihan Opa, kasihan Bapak dan Emak mereka. Sudah membayar SPP tiap tahun, tapi tak juga diluluskan oleh Cik Gu Jasmin. Kasihan Opa… *dengan nada Upin dan Ipin [Afif E.]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s