Surat-surat dan Sikap Anggun Cipta Sasmi: Apa Dia Punya Solusi?

Salah satu sikap kontroversial dimunculkan oleh penyanyi berkewarganegaraan Perancis, Anggun Cipta Sasmi. Bermodal kelahiran dan berdarah Indonesia (baca: Jawa), ia menyatakan sikap terbukanya atas putusan hukuman mati di Indonesia. Sikap yang ia tunjukkan berupa surat online pada Jokowi dan warga Indonesia secara umum.
Beberapa kali dalam suratnya ia menekankan haknya selaku berdarah Indonesia, untuk bersuara menyatakan pendapatnya tentang betapa tidak adil adanya hukuman mati di Indonesia. Karena tidak sesuai dengan deklarasi kemanusiaan. Tidak hanya itu, Anggun juga berusaha memberi tahu bahwa dirinya juga seorang ambassador dari lembaga dunia. Sehingga mungkin dengan modal tersebut dia merasa suaranya harus ia sampaikan.
Beragam tanggapan kontra dengan Anggun disampaikan oleh banyak netizen. Barangkali tulisan saya ini menjadi tulisan kesekian yang menambah daftar panjang yang kontra dengan opini dan perasaan Anggun. Mari kita kuliti satu persatu kenapa argumen Anggun begitu lemah.
Pertama, Anggun berkali-kali menekankan pemilikan darah Indonesianya. Mohon maaf, masihkah anda Indonesia? Ratusan ribu orang Jawa di Suriname dan Belanda, mereka bukan Indonesia! Mereka memang berdarah etnis yang ada di Indonesia, tapi tetap saja, mereka bukan warganegara Indonesia. Lantas Anggun siapa? Anggun adalah warganegara Perancis. Dan dia bicara dengan lantang untuk membela temannya sesama “ukhuwah-Perancisiyah”-nya. Serge Atlaoui, warga Perancis, adalah pesakitan gembong narkoba dengan status hukuman mati. Maka Anggun berbicara sebagai seorang Perancis, seseorang dari pihak diluar Indonesia.
Kedua, dia menekankan betapa hukuman mati tidak manusiawi. Lantas, yang manusiawi itu bagaimana? Is it selling drugs to kids are humanity enough? mari berpikir menyeluruh, tidak menjadi orang yang menilai dengan cara setengah-setengah. Walaupun berkali-kali ia menandaskan bahwa itu bukan cara yang tepat untuk mengurangi peredaran narkoba, mungkin Anggun harus membaca koran terbaru.
Apa yang terbaru? bahwa gembong narkoba jika hanya dipenjara, mereka tetap bisa berbisnis secara leluasa! Catat itu. Betapa manusia Indonesia masih banyak korupnya. Sipir penjara kita (bahkan mungkin KALAPASnya, maaf pak!) masih gampang disogok untuk memfasilitasi para gembong itu! Barangkali inilah lantas menjadi pertanyaan baru bagi Anggun. Apa peran Anggun sebagai seorang Ambassador alias duta besar dari lembaga dunia? Sebagaimana klaim dia dalam suratnya.
Apa peran dia dengan status itu untuk menekan peredaran narkoba di Indonesia (bahkan mungkin dunia) dengan status duta besarnya itu? Belum nyata, kan? Bikin itu dulu menjadi nyata, mbak…
Anggun boleh-boleh saja menyatakan pendapatnya untuk protes hukuman mati. Tapi dalam surat-suratnya, apa solusi dia? Tidak ada. Hanya mengungkit-ungkit status duta besarnya, darah Indonesianya, dan “rasa kemanusiaan”-nya. Tapi apa usulan solusi dari dia?
Ah, lantas saya tau, Anggun Cipta Sasmi adalah seorang selebriti. Status dan ketenarannya harus tetap dipertahankan. Maka dengan menumpang isu yang ramai pemberitaan, adalah upaya yang bagus untuk mempertahankan ketenaran dan order manggungnya. Iya, kan?
Apakah saya seorang Anggun-Haters? Silakan tanya orang yang dekat dengan saya untuk status itu. Karena saya cukup mengerti untuk membedakan masalah dan pembahasan. Kalau Anggun boleh berbicara lantang menyampaikan pendapatnya, maka saya juga dong.
Saya yakin Anggun yang seorang Perancis dan mengakui kebebasan berpendapat, tentu tidak akan tersungging dan tersinggung dengan pendapat saya. She has freedom to speak, me too. Kalo Anggun sampek hari ini masih tersungging dengan berbagai pendapat kontra terhadapnya, maka jangan jadi orang Perancis lagi, mbak. Pulang saja ke Jawa. 🙂 [Afif E.]

Link untuk surat Anggun ke Jokowi (1), dan suratnya ke warga Indonesia (2)
1.http://www.tempo.co/read/news/2015/04/23/219660247/Anggun-C-Sasmi-Bikin-Surat-Terbuka-ke-Jokowi-Apa-Isinya
2.http://www.tribunnews.com/seleb/2015/05/04/anggun-c-sasmi-tulis-surat-kedua-tetap-menolak-hukuman-mati?page=3

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s