Promosi Secara Jujur (1)

Adalah Bapak saya berdagang kambing qurban saat masa menjelang Hari Raya Idul Adha tiba tiap tahun. Cerita pokok saya bermula bertahun lalu. Malam itu takbir Idul Adha sudah bergema di mana-mana, namun kambing dagangan bapak saya tinggal seekor.
Bapak saya menjajakan kambing beliau yang seekor itu, dengan tak lupa dengan gamblang menyatakan pada tiap calon pembeli bahwa kambing itu punya cacat berupa luka di lutut depan. Informasi tersebut menjadikan tak sedikit orang batal membeli. Hal tersebut berlangsung hingga larut malam, dan si kambing pada akhirnya ada yang membeli, dengan pemahaman bahwa ada cacat luka pada hewan qurban yang dibeli.
Kala itu ada yang mengeluhkan sikap bapak saya, kenapa musti mengatakan cacat yang ada di kambingnya? Namun sepupu saya waktu itu berujar, bahwa memang sudah seharusnya demikian. Agar pembeli tidak merasa tertipu. Saya rasakan peristiwa bertahun lalu ini memiliki pesan dan kesan yang mendalam di masa selanjutnya, khususnya bagi diri saya sendiri. Salah satunya saat saya membantu di institusi.
Saat saya membantu menjadi contact person bagi penerimaan mahasiswa baru (Maba) Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik, tak sedikit calon Maba yang “menawar” hal yang aneh-aneh. Bukan menawar tunjangan biaya pendidikan, tetapi menawar cara kuliah.
Ada calon Maba yang menelepon, mengatakan bahwa dirinya hanya ingin kuliah hari Sabtu-Ahad saja, karena dirinya pekerja di suatu pabrik. Saya katakan baik-baik, tidak bisa. Saya tambahkan juga, banyak juga yang bekerja di pabrik, namun bisa mengatur waktunya. Saya sarankan untuk mengikuti cara mahasiswa yang telah melakoni secara demikian.
Ada pula Maba yang meminta agar dapat kuliah empat bulan sekali. Saya katakan terus terang waktu itu, bahwa tidak bisa kami melayani yang demikian. Walau ia malah mendesak saya, sampai saya beri jawaban terakhir, saya sarankan mencari tempat kuliah yang lain.
Kami sampaikan dalam promosi adalah apa adanya, dan cara kuliah di tempat kami juga sebagaimana peraturan yang ada. Saya harap itu menjadi informasi yang apa adanya, dan jujur.
Kemudian mengenai keikutsertaan adik-adik mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik dalam MTQ Mahasiswa Nasional XIV tahun 2015 pada tanggal 1-8 Agustus 2015 di Universitas Indonesia. Mulai dari awal terbitnya ketetapan panitia seleksi yang menyatakan adik-adik saya masuk dalam 34 besar tingkat nasional untuk kategori Desain Aplikasi Komputer, hingga masa persiapan dan keberangkatan, selalu saya sampaikan di akun Facebook saya, hampir mendekati cara-cara yang menggila, karena baru kali itu saya selama menggunakan Facebook menulis status secara spartan dan runtun selama sebulan terakhir. Bahkan Beranda Facebook saya selama sebulan adalah seputar adik-adik saya yang berangkat MTQ Mahasiswa Nasional! 😀

(bersambung ke tulisan berikutnya)…. [Afif E.]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s