WordPress Sudah Jadul? Ebuset!

Lagi asyiknya mengolah laman admin blog saya (afif1.wordpress.com) yang fenomenal ini  😀  , ada teman yang melirik dari samping. Kemudian terlontar komentar darinya: “Kata pelatih pelatihan pembelajaran, WordPress itu sudah jadul, dan orang yang menggunakannya berarti jadul. Yang terbaru itu Edmodo.” Meminjam kata Trinity (penulis): Ebuset! Enak bener itu komentar dibikin! #Sambil bawa celurit

Baiklah. Mari kita runut dari awal saya memakai WordPress. WordPress merupakan salah satu “puncak penemuan” solusi bagi saya untuk berlatih menulis. Setelah sempat gundah gulana selepas lulus SMA karena ingin menulis tapi tidak punya media, akhirnya saya menemukan cara mudah menunggah tulisan di publik, tanpa memikirkan programming website, dan gratis. Hal itu terjadi di tahun 2008.

Apakah saya hanya mencoba WordPress saja? Tidak. Dalam satu waktu pernah saya pernah punya berbagai macam blog dengan berbagai domain gratis yang berbeda. Saat ini bahkan saya lupa akun adminnya apa! 😀  Sekarang yang tersisa hanya dua. Namun sejauh ini, saya yang malas mencoba berganti template, pada akhirnya menganggap yang paling mudah penggunaannya menurut saya ya, WordPress.

Balik ke komentar di atas: bahwa Edmodo adalah yang kekinian. Saya rasa saya tidak mau menanggapinya dengan sarkasme, sinis, apalagi pakai kata-kata sadis. Cukup saya katakan bahwa, saya membikin blog ini bukan untuk tujuan macam Edmodo. Bagi yang belum kenal Edmodo, web ini serupa dengan media sosial lainnya, hanya saja sudah ada menu penilaian, dan ditujukan bagi pembelajaran online. Sedangkan saya, memakai WordPress, murni untuk ajang belajar menulis bagi diri sendiri, bukan untuk membentuk komunitas pembelajaran online.

Nhah loh, dari tujuan saja beda. Masa mau dibandingkan dengan seenaknya saja oleh komentar di atas?

Saya sendiri pernah menggunakan Edmodo saat kuliah di ITS. Sehingga saya tau, tujuan saya (untuk berlatih menulis bebas) tidak akan terwadahi kalau memakai Edmodo. Beda lagi urusannya kalo nanti Edmodo bikin blog yang penggunaannya lebih mudah dari WordPress.

Kesimpulannya, dua laman web ini tidak bisa dibandingkan. Masing-masing punya keunggulan. Tidak berarti yang sudah “senior” itu jadul. Toh, WordPress selalu meremajakan diri. Dan penggunanya masih banyak yang setia. 😀

Komentar di atas mungkin dibuat dalam konteks media pembelajaran. Komentator boleh bilang apa saja seenaknya. Tapi saya kan juga boleh tetap kukuh nggak pindah blog walaupun ada komentar tersebut. 🙂  [Afif E.]

Iklan

2 thoughts on “WordPress Sudah Jadul? Ebuset!

  1. Harry Azhari berkata:

    setuju, bang. ane kuliah ini juga masih pake edmodo. keduanya jelas punya jalan yang berbeda.

  2. rudyfirdaus666 berkata:

    Edmodo iku Mono…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s