Barangkali Acara Reality Show Memanglah Demikian

Mengantarkan anak-anak Panti Asuhan Kiai Gede rekreasi di taman wisata Selecta, Batu adalah kenangan tersendiri. Kenangan karena taman ini sejak saya TK sudah jadi jujugan untuk berekreasi. Sambil saya berjalan di seputaran Selecta, sambil saya menebak-nebak, dimanakah posisi helikopter yang dulu saya naiki dengan bapak dan sepupu saya. Tapi itu sudah sangat dulu, bisa jadi posisi taman ini sudah dirombak berkali-kali semenjak bertahun lalu. Tak saya hiraukan lagi hal itu setelah ada rasan-rasan pada pengunjung lain.

IMG-20151218-00589

Teras Restoran dimana Kru “Katakan Rujuk” rehat

Rasan-rasannya adalah akan ada shooting acara reality show β€œKatakan Rujuk”, sebut saja demikian. Ditambah lagi sms dari adik saya, β€œMas, ada artis… Rahmina” (sebut saja demikian). Terus mau ngapain? πŸ˜€
Benar saja rasan-rasan beberapa pengunjung tadi. Ada proses shooting Katakan Rujuk. Dari seberang kolam renang adik saya menunjuk para kru tivi dan artis pembawa acara tersebut yang tengah duduk di teras sebuah restoran. Tidak berselang lama, dua adik saya tiba-tiba langsung minta foto. Ya Allah… Aku gak diajak…. 😦 πŸ˜€

IMG-20151218-00590

Para artis “Katakan Rujuk” memulai aksi

Kulirik jam di layar hape, masih jam setengah 1. Padahal jam kumpul rombongan tour di bis adalah jam 2 siang. Kami lanjutkan berjalan di seputaran Selecta. Banyak pengunjung hari itu. Berseliweran lalu lalang di antara kami. Salah satunya pasangan sejoli yang bikin ngiri. πŸ˜€ ***gila bro, saling meluknya romantis banget…. ***terus kamu mupeng, gitu? πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

IMG-20151218-00595

Memata-matai

Namun saat saya menoleh ke belakang, saya baru sadar, sejoli yang baru saja melewati saya dan adik saya adalah korban dari Katakan Rujuk! Kok saya bisa tau? Iya, karena ada kru dan kamera besar yang membuntuti dua sejoli tersebut ala mata-mata.
Bentar, bentar, KAMERA??? Segede itu? James Bond mau jadi mata-mata dengan kamera segede itu??!!

IMG-20151218-00596

Memata-matai harus seramai itu? πŸ˜€

Saya perhatikan keempat orang tersebut, pasangan sejoli alias target dari Katakan Rujuk, kemudian seorang kameramen berbaju batik, serta seorang kru berseragam tivi. Di persimpangan jalan (baca sambil nyanyi lagunya Melly Goeslaw πŸ˜€ ), si target pria menoleh ke arah kru mengenai arah jalan, seperti bertanya, β€œbener ya guys, jalan ke sini, seperti kata script.”

IMG-20151218-00600

Dua sejoli korban tengah diikuti “Kamera Tersembunyi” 😦 πŸ˜€

Alamak… Jadi dugaan saya saat nonton Katakan Rujuk adalah benar. Acara reality show ini nggak begitu reality amat. Bisa jadi termasuk acara reality show petualangan, atau mungkin bahkan reality show yang cari setan untuk kesurupan. πŸ™‚
Yang penting untuk dicatat, karena salah satu proses shooting nya sempat melewati kami (saya dan adik-adik saya), coba cari orang berjaket merah-biru, bercelana krem, bersandal butut, pakek tas ransel hitam. Bisa jadi dia muncul di menit-menit scene yang tidak terduga. ***emang itu siapa??? ***itu saya, itu saya… πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

Selekta Epen

Temukan orang ini dengan Spek “Berjaket merah-biru” dalam kamera tersembunyi πŸ˜€

Dan dugaan saya sejak menonton acara serupa kepunyaan Jessica Simpson dan Nick Lachey adalah benar, barangkali acara Reality Show memanglah demikian. Kurang reality. [Afif E.]

Transportasi dari Gresik ke Malang

Jika anda ingin bepergian ke Malang, dari Gresik jalur Pantura, mungkin pilihan cara menuju ke sana dengan moda berikut bisa anda pilih. Alternatif yang saya tuliskan berikut ini adalah saat anda bepergian saat pagi hari. Karena saat siang hari, sangat jarang ada kendaraan umum.
Jika anda berada dari jalur Pantura sepanjang Paciran, Lamongan, hingga Manyar Gresik (sebelum gerbang Tol Gresik-Surabaya) anda dapat menggunakan bis Armada Sakti. Kendaraan ini berwarna hijau, dengan tulisan β€œArmada Sakti” di jidat depan bis. Seperti yang saya tuliskan, bis ini beroperasi dengan rute awal kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Jika anda sudah melihat bis ini, segera saja anda naik, walaupun penuh. Karena bis selanjutnya bisa berjarak satu jam!
Mengenai tarif, kisaran 5.000 – 10.000 rupiah. Pada tanggal 25 November 2015, saya bertiga, dengan teman saya, ditarik oleh kernet (baca: kondektur bis) dengan tarif sebesar 28.000 rupiah. Nah loh, berapa tuh? Kalo kita hitung betul, per orang dikenakan tarif 9.333,33 rupiah. πŸ˜€
Tarif yang dikenakan pada saya dan teman-teman itu dengan rute Kecamatan Bungah-Terminal Tambakosowilangun.
Oiya, saya belum cerita rute bis ini ya? πŸ˜€ baik, rute bis ini adalah Paciran Lamongan, dengan tujuan akhir Terminal Tambakosowilangun di Surabaya, melewati tol, tidak sampai masuk kota Gresik.
Pilihan kedua, jika anda berada di jalur antara Kecamatan Dukun-Pantura Bungah- Pantura Manyar-Jalur Gresik-Lamongan Tengah, anda juga bisa menggunakan colt berwarna coklat agak marun agak luntur (?). Tarif kurang lebih sama. Colt coklat ini juga akan turun di Terminal Tambakosowilangun, dengan rute melewati kota. Namun untuk colt coklat ini juga agak jarang,
Okay. Begitu kita sampai di Terminal Tambakosowilangun, segera cari bis dengan tujuan akhir Malang. Saat saya bepergian pada tanggal 24 November 2015, saya menumpang bis Dali Prima. Bis ini nantinya akan turun di Terminal Arjosari, Malang. Soal tarif, saya bertiga dengan teman, dikenakan tarif 51.000 rupiah. Atau per orang kena biaya 17.000 rupiah.
Baiklah, semoga bermanfaat. Oiya, jika pembaca mendapati ada yang salah dengan info ini, mohon diberi masukan di komentar. πŸ™‚ [Afif E.]