Mayoritas

Judul saya di atas untuk lebih mengarahkan saja pada jumlah yang banyak, mayoritas. Kadang saya masih bertanya-tanya, masih begitu banyak pihak yang mengagung-agungkan jumlah anggota yang banyak. Atau membanggakan diri menjadi mayoritas. Apakah masih diperlukan yang mayoritas itu? Apakah masih membanggakan jumlah yang banyak itu?
Kadangkala yang banyak itu timpang dengan kualitas. Kadangkala sebuah perguruan tinggi tidak lagi sekedar diburu jumlah mahasiswa yang masuk, tapi kualitas dan luaran yang dihasilkan dari perguruan tinggi tersebut. Masihkah jumlah mahasiswa perlu banyak? Masihkah jumlah dosen perlu banyak?
Suatu kali diskusi dengan bapak saya, beliau mengatakan jumlah masihlah sangat diperlukan. Secara hajat hidup perguruan tinggi bermula dan berujung dari jumlah mahasiswanya.
Namun pertanyaan kembali muncul. Lantas, prestasinya? Ah, biar jadi mengawang dan menjadi pertanyaan saya saja. 🙂 [Afif E.]