Perjumpaan yang Alami Dramatisnya

Stasiun Pasar Senen, akhir Juli 2015. Kutengok jam di layar hape untuk kesekian kalinya. Kami harus sampai di kampus UI Depok sebelum acara pembukaan MTQ Mahasiswa Nasional XIV dimulai. Namun LO (baca: “eL-O”, singkatan dari Liaison Officer) yang mendampingi kafilah kami belum juga datang. Sebut saja, Cinta namanya.
Padahal pada sms terakhir mengatakan akan tiba jam 6 pagi. Sekarang sudah lewat. Hiruk pikuk Stasiun mulai terasa. Bisa jadi Jakarta sudah menjelang jam sibuknya, capital city rush hour. Lantas saya mafhum, mungkin saja Cinta terjebak di tengah kemacetan ibukota.
Kulihat lima mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin (STTQ) Gresik yang terlantar itu. Terlantar dalam arti yang sebenarnya. Melongo, resah, belum mandi, seolah bertanya dalam hati masing-masing “apakah mereka benar-benar akan hadir di kampus UI Depok tepat waktu?” Terlebih mahasiswa kafilah MTQMN ini belum re-registrasi di meja panitia.
Sekali lagi kutengok layar hape bututku. Menjelang pukul 7 pagi. Cinta, LO kami, belum juga tiba. Lantas sebuah SMS masuk dari Cinta, “Barangkali silakan beli tiket komuter dulu. Saya udah dekat.”
Okey. Gontai langkah saya menuju loket. Mencari contoh cara orang-orang membeli tiket komuter. Tak berselang lama tiket untuk kami semua sudah saya beli. Sempurna! Kami bisa segera menuju Depok.
Tak berselang lama hape saya kemudian bergetar. Telepon dari Cinta!
“Halo…” ucap saya pada Cinta di seberang.
“Kamu dimana?” tanya Cinta dari seberang. Suaranya agak kalah dengan riuh orang di sekitar saya.
“Saya di depan loket komuter.”
“Loh, saya juga di depan loket.”
“Mmm… Kamu pakai baju atau jilbab apa?”
“Mmm… Apa ya? Jilbab saya warna-warni…”
Oke. Jilbab warna-warni. Makin bingung saya. Semua perempuan di seputaran saya berjilbab. Dan warna-warni! Kutolehkan pandangan kanan dan kiri. Tak juga kudapati Cinta.
Begitu kubalikkan badan untuk menuju mahasiswa STTQ yang terlantar tadi, seorang gadis tepat di depanku bertanya, “Mas Afif?”
“Iya. Cinta?” bayangkan mulut saya menganga karena terkejut. 😀
Benar! Ternyata itu adalah Cinta! Ternyata juga, saat bertelepon tadi kami saling membelakangi. Ya Allah… Sungguh perjumpaan yang alami dramatisnya. 😀 [Afif E.]

Cerita Mahasiswa STTQ Gresik dalam Expo KMI 2015 (1)

booth STTQ Gresik Expo KMI 2015

Booth STT Qomaruddin Gresik dalam Expo KMI 2015

Tulisan ini merupakan tulisan awal saya tentang keikutsertaan mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik (baca: STTQ Gresik) dalam ajang Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI), dimana pada tahun 2015 diselenggarakan di kota Ambon. Saya menulis tulisan ini segera setelah kami menata booth expo kami.
Helatan yang ditempatkan di Politeknik Negeri Ambon ini sedianya merupakan helatan awal yang diikuti oleh STTQ Gresik. Di tahun sebelumnya, STTQ Gresik masih sebatas mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang saban tahun rutin diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi).
STTQ Gresik memberangkatkan mahasiswanya, segera setelah dinyatakan lolos seleksi dan berhak mengikuti kegiatan Expo oleh Dirjen Dikti. Bersanding dengan 80 perguruan tinggi yang lolos seleksi dari seluruh Indonesia, malam ini (9 September 2015) mulai menyiapkan booth expo-nya.
Ada kisah unik saat kami tengah menata booth kami. Di saat perhatian kami tengah tertuju pada barang-barang ‘renik’, seorang peserta mahasiswa dari perguruan tinggi lain melihat stand kami dan bertanya, “Ini Gresik, mana?”
Saya agak bingung menjawabnya, muncul dari mulut saya, “Gresik, Jawa Timur.”
“Iya, di daerah mananya. Karena saya juga asal Gresik.”
Owalah mas bro, mas bro. Arek Gresik ta…. Hemmmm
Lantas saya sebutkan bahwa kampus STTQ Gresik itu ada di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Rupanya dia dari Kecamatan Kebomas, salah satu dari kecamatan yang ada di dekat pusat kota Gresik.
Well.. Barangkali saking jarangnya kampus kami mengikuti ajang hingga tingkat nasional, membuat beberapa orang merasa kaget (mungkin), kok bisa STTQ Gresik nongol di ajang ini. Hehehehe
Tak hanya sekali ini, bulan Agustus 2015, saat saya turut mengantar mahasiswa STTQ Gresik di UI Depok dalam rangka MTQ Mahasiswa Nasional, juga demikian.
Nampaknya memang sudah waktunya demikian. Demikian yang bagaimana? Ya… Sudah waktunya lah buat STTQ Gresik untuk maju dalam berbagai kompetisi. Agar tidak merasa dikecilkan orang lain. Nyatanya setiap yang bertanya asal perguruan tinggi, akan selalu mengapresiasi atas keikutsertaan kita. Bismillah…. [Afif E.]

English Movie Review (The Event)

Jpeg

Oh Mai Gat…. There’s a Ghost! 😀

Jpeg

This attendee speaks in English

Jpeg

Guess, what language she speaks in.

In May 27, 2015, started at 19.22 Indonesia Western Time, or we Indonesian always named as WIB, The English Movie Review of Qomaruddin School of Engineering (Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik) finally begun. The composition of the attendees was from all departments in Qomaruddin School of Engineering.
Even though the title of the event was English Movie Review, which is refer to the obligation for all attendees to speak in English only, at least it was not like that. The attendees were allowed to speak in Indonesian, or even in Javanese, during the event. So that day was an International language night, didn’t it? Since all of the attendees spoke in three different world languages. 😀
I certainly believe that their passion to came is more expensive than their ability to speak in English, at least for that day. Perhaps that day was their first time effort to speak in English during their lifetime, I guess.
And I certainly believe, learning to English, as like as learning to all kind of knowledge, was about the personal effort. So this kind of event must be held routinely. Even though we have no formal English educational background, have we? 🙂 [Afif E.]

English Movie Review (Invitation)

English Movie Review

English Club of Industrial Engineering Students Association (HMTI) and The Afif1 (https://afif1.wordpress.com), proudly present the English Movie Review that will be held:

Day: Wednesday, 27th May 2015

Place: Room 105 of STTQ Gresik

Time: 19.00 – 20.30 WIB (Western Indonesia Time)

Only for 25 Students. Requirements:

  1. Active Students of STTQ Gresik from all Departments.

  2. Bring dictionary at the time of English Movie Review being held.

  3. Enroll as participants. The enrollment is held by Mr. Dian Masudi (Chief of English Club of HMTI).

  4. The way to enroll is easy, by text a message to Mr. Dian Masudi’s Cellphone number (Cellphone Number: 083856516653) using format: EMR – students identity (NIM) – Full Name – cellphone number (example: EMR – 121511051 – Siti Khusnuzlon).

Remember, only for 25 students who enroll will be invite to the event. And it is free of charge. So, don’t miss it.

P.S: you should please be brave to speak in the event. If can’t speak English fluently, don’t worry, you still allowed to speak in Bahasa Indonesia.

INDONESIAN TRANSLATION:

English Club of HMTI bekerja sama dengan Afif1 (https://afif1.wordpress.com) dengan bangga mempersembahkan acara English Movie Review, yang akan diselenggarakan pada:

Hari: Rabu, 27 Mei 2015

Tempat: Ruang 105 STTQ Gresik

Waktu: 19.00 – 20.30 WIB

Hanya untuk 25 mahasiswa. Persyaratan:

  1. Mahasiswa aktif STTQ Gresik dari semua program studi.

  2. Membawa kamus pada saat pelaksanaan English Movie Review.

  3. Mendaftar sebagai peserta. Pendaftaran dilakukan pada saudara Dian Masudi (Chief of English Club HMTI).

  4. Cara pendaftaran mudah. Dengan mengirimkan pesan ke telepon seluler milik saudara Dian Masudi (083856516653), dengan format: EMR – NIM – Nama Lengkap – nomor hape. (contoh: EMR – 121511051 – Siti Khusnuzlon).

Ingat, hanya 25 pendaftar pertama yang akan diundang untuk hadir dalam acara tersebut. Acara ini tidak dipungut biaya, gratis. Jangan sampai terlewatkan.

NB: Harap berani bicara saat acara berlangsung. Jika anda tidak dapat berbahasa Inggris secara lancar, jangan khawatir, anda tetap boleh berbahasa Indonesia.