Memasak Harisah

Pernah mendengar masakan yang bernama Harisah? atau malah paling doyan? Hehehe… ๐Ÿ™‚ Saya berkesempatan menuliskan kesempatan langka ini. Gak bakalan sering dimasak di tempat kami, di Bungah Gresik Jawa Timur. Paling banyak dimasak pada saat Haul KH. Sholih Tsani, sesepuh di Bungah Gresik.

Pertama-tama, siapkan bahan baku utama. Antara lain daging kambing, gandum, beras, dan beras ketan. Kemudian ada bumbu-bumbu. Daging kambing direbus dalam tungku, hingga HANCUR LEBUR menjadi BUBUR.ย Kisaran waktu daging hingga menjadi bubur adalah 3-4 jam, itu pun kadang-kadang daging belum lepas sepenuhnya dari tulang.

Gandum dan beras telah direndam dalam air semalam sebelumnya, sedangkan si beras ketan, sudah kita jadikan tepung.

Kambing. Jangan sampai anda mengatakan itu gambar Sapi, apalagi buaya. ๐Ÿ˜€

Siapkan tenaga ekstra kuat! Kenapa? seperti halnya memasak jenang yang harus diaduk terus menerus, Harisah juga harus diaduk terus menerus agar tidak lengket di bagian bawah bejana. Dan adukannya terasa berat!

Daging Kambing. eits! jangan salah sangka, daging itu bukan daging kambing di atas. Hehehehe

Kencheng. Bejana dari besi, tempat untuk memasak Harisah.

Daging kambing tadi direbus selama berjam-jam.

Daging kambing direbus dalam kencheng, ditambahkan serai dan beberapa bumbu. Selang 3-4 jam kemudian, atau ketika daging sudah cukup lembut, gandum dan beras yang sudah direndam semalam sebelumnya, dimasukkan ke dalam kencheng.

Gandum yang sudah direndam semalam sebelumnya

Beras yang sudah direndam semalam sebelumnya

maka tibalah saat untuk mengaduk. Adik saya berpose di dekan kencheng berisi adonan harisah yang harus diaduk terus.

 

So much of sweat. Hahaha… asal keringatnya jangan sampek jatuh ke bejana. wkkkk ๐Ÿ˜€

Adonan Harisah yang mulai jadi.

Jika Harisah sudah mulai jadi, maka… saatnya untuk memasukkan bumbu-bumbu! Hemm, nyummy

Dan bumbu-bumbu inilah yang menjadi penguat aroma harisah.

Dan saat harisah sudah jadi, maka kencheng diturunkan dari tungku, dan ditutup dengan daun pisang.

Dan harisah pun jadi… hemmm, yummy….

Harisah siap untuk disajikan dan dimakan. Hehehe

Maka jadilah harisah dengan aroma khas yang kuat berasal dari bumbu-bumbunya. Macam kapulaga dan bumbu beraroma kuat lainnya.ย A very rare experience of cooking Harisah. Hemm, lekker… [Afif E.]

Iklan

2 thoughts on “Memasak Harisah

  1. abeltoru berkata:

    Kambingnya masih hidup-kah ? ๐Ÿ˜€

    ulasan yang menarik , baru dengar kali ini cara masak bubur harisah (dengan ulasan langsung pula..mantap)

  2. Muhammad Afif Effendi berkata:

    kambingnya udah dijual mas… ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s