Hasrat Zulaikha pada Yuzarsif: Kejahatan Wanita Nombor Sekian

Menyaksikan sinetron produksi Iran ini, akan membuat anda yang pernah membaca kisah Nabi Yusuf dalam Kitab-kitab Perjanjian (Perjanjian Lama dan Baru) dan Al-Quran, akan merasakan personifikasi di dalamnya. Paling tidak hingga ukuran tertentu, personifikasi yang dimunculkan dalam sinema ini bagi saya cukup bagus. Terlepas dari bagaimana hukum (dalam Islam) untuk mempersonifikasikan seorang nabi, seperti halnya kaum Muslim yang tidak melakukan personifikasi terhadap sosok Nabi Muhammad SAW.

Yang akan saya bahas di sini adalah episode 12 dan 15 dari ke-45 episode sinema ini. Pada dua episode ini anda akan menemukan tag line, sebagaimana yang saya tuliskan sebagai judul, “Hasrat Zulaikha pada Yuzarsif: Kejahatan Wanita Nombor (nomor) Sekian.” Yup, pada dua bagian ini digambarkan dengan jelas bagian kisah dimana Zulaikha, istri dari Potifar begitu tertarik, bahkan bernafsu untuk bersetubuh dengan Yuzarsif (nama Mesir untuk Yusuf). Dalam terjemah Al-Quran yang sempat saya cari, nama Potifar dimunculkan dalam terjemah sebagai Al-Aziz (wallahu a’lam). Namun dalam Kitab Perjanjian, nama Potifar muncul. Sinema ini rupanya berusaha menggabungkan kedua unsur ini, Al-Quran dan Kitab Perjanjian. Walaupun tentu sang sutradara ingin menekankan pesan Al-Quran.

Episode 12

Pada episode 12, terdapat adegan yang menggambarkan Yuzarsif digiring oleh Zulaikha untuk masuk dalam kamar pribadi yang memiliki 7 lapis pintu. Tiap pintu sudah dikunci oleh Kalimama, pelayan dari Zulaikha. Setelah Kalimama pergi, tinggallah Zulaikha dan Yuzarsif dalam ruangan ‘panas’ dan ‘membara’ itu. Coba bayangkan buat anda para lelaki, apa yang akan anda lakukan jika anda dalam kondisi ini??? a) anda akan seperti kucing kelaparan yang dihidangkan ikan bandeng goreng dihadapan anda; ataukah b) anda akan menjadi macam gadis-gadis penggemar artis kerempeng macam Justin Bieber? Yang berteriak kegirangan dan rela berjubel demi antre dicium oleh si kerempeng Bieber? Nhah loh… pilihannya kok gitu doang???? hahhahaha… 😀

Singkat kata, jika dalam Al-Quran dituliskan bahwa sebenarnya Yuzarsif (Yusuf) pun sebenarnya tergoda, andai saja ia tidak mendapatkan petunjuk dari tuhannya (Allah SWT)—semoga saya tidak salah dalam menuliskan bagian ini. Sontak Yuzarsif berlari menuju pintu tujuh lapis. Pintu-pintu yang tadinya jelas dikunci dan kuncinya dibawa oleh si pelayan bernama Kalimama, ajaibnya terbuka untuk Yuzarsif melarikan diri tanpa menyentuhnya.

Zulaikha (yang—maaf—mungkin saja nafsunya lagi di pucuk ubun-ubun) mengejar Yuzarsif dan tak ingin ketinggalan ‘momen’ berharga ini. Yuzarsif dan Zulaikha sama berlari menuju pintu, Yuzarsif bertujuan melarikan diri, sedangkan Zulaikha bermaksud menahannya. Pada pintu ketujuh atau pintu terakhir, kunci tidak serta merta membuka untuk Yuzarsif, tetapi cukup alot untuk terbuka. Dalam momen itu Zulaikha menarik bagian belakang pakaian Yuzarsif. Celaka dua belas, bersamaan dengan terbukanya pintu, Potifar si suami dari Zulaikha tepat berada di depan keduanya. Maka percekcokan pun terjadi. Fitnah Zulaikha mulai bermain. Ia menuduh Yuzarsif hendak memperkosanya. Akan tetapi Yuzarsif dapat menghadirkan saksi yang membelanya. Dalam adegan sinema ini, saksi itu adalah seorang bayi yang dapat bicara (dalam Al-Quran hanya dijelaskan bahwa saksi tersebut adalah bagian dari keluarga Zulaikha). Si bayi kemudian berkata, “Jika gamis yusuf robek di bagian depan, berarti Zulaikha benar dan Yuzarsif berbohong. Akan tetapi jika baju gamis Yuzarsif yang robek bagian belakang, maka Zulaikha yang bebohong.” Maka Yusuf selamat dari tuduhan, karena nyatanya Zulaikha merobek bagian belakang baju gamis Yuzarsif. Oh… wanita… siapa yang ‘pengen’, siapa yang dituduh memperkosa…

Episode 15

Pada episode 15, diceritakan Zulaikha masih menaruh hasrat pada Yuzarsif. Di episode ini Yuzarsif sudah difitnah dan dipenjarakan. Niatan Zulaikha untuk memenjarakan Yuzarsif agar mau menuruti hasratnya ternyata tidak tercapai. Kalimama, si pelayan, mengusulkan untuk memberikan siksaan agar Yuzarsif mau menuruti kehausan hati si majikan, Zulaikha. Singkat kata Zulaikha pun menerima usul itu. Yuzarsif disiksa di penjara, tapi tetap ia tidak mau menuruti hasrat Zulaikha. Niat hati menyiksa mendapatkan Yuzarsif di penjara untuk mendapatkan kehangatan, malah yang didapatkan oleh Zulaikha adalah siksa batinnya sendiri. Oh… wanita…. Siapa yang ‘pengen’, siapa yang disiksa…

Imagine, dalam sesi ini Potifar masih hidup! Dalam sepanjang kisahnya, Potifar yang sebenarnya tau akan kedahagaan hasrat Zulaikha ini, membiarkan sang istri. Sikap ini yang akan disesalinya pada episode-episode selanjutnya.

Lalu kisah lengkapnya gimana sih??? Wah, baiknya anda langsung menyaksikan episode-episode sinema dari sinema ini. Enjoy it, have the value inside it! [Afif E.]

Link Ke Video

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s